Wanda Anyar: Tradisi Baru dalam Karawitan Sunda
Downloads
Abstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis proses pembentukan Wanda Anyar sebagai tradisi baru dalam karawitan Sunda melalui perspektif invented tradition Eric Hobsbawm. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis konten terhadap berbagai literatur, dokumen historis, dan penelitian yang berkaitan dengan perkembangan Wanda Anyar serta kiprah Koko Koswara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Wanda Anyar tidak hanya merupakan inovasi musikal, tetapi juga hasil konstruksi tradisi yang terbentuk melalui respons terhadap perubahan sosial, budaya, dan artistik. Proses tersebut berlangsung melalui negosiasi dengan pakem karawitan Sunda, menghadapi berbagai bentuk resistensi, serta memperoleh legitimasi melalui institusi pendidikan, organisasi seni, media publikasi, dan sistem regenerasi seniman. Temuan penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan Wanda Anyar diterima sebagai tradisi baru tidak hanya ditentukan oleh kreativitas individual Mang Koko, tetapi juga oleh proses institusionalisasi dan reproduksi budaya yang berlangsung secara berkelanjutan. Penelitian ini berkontribusi dalam memperluas kajian karawitan Sunda dengan menunjukkan bahwa hubungan antara inovasi dan tradisi bersifat dinamis, di mana inovasi dapat menjadi mekanisme pembentukan tradisi baru melalui proses legitimasi dan pewarisan budaya.
Keywords : Mang Koko , Karawitan Sunda , Invented Tradition , Legitimasi Budaya , Wanda Anyar